BUAH
Buah merupakan organ pada tumbuhan berbunga yang
merupakan perkembangan lanjutan dari bakal buah (ovarium). Buah biasanya
membungkus dan melindungi biji. Namun
dalam ilmu lain, Buah ini memiliki pengertian yang lebih luas lagi.
Kegunaan dari buah :
1.
Sebagai makanan bagi makhluk lain
2.
Sebagai pemecar biji tumbuhan
3.
Sebagai tempat biji pada tumbuhan
4.
Sebagai tempat penyimpanan makanan pada
tumbuhan
5.
Sebagai tempat dari hasil fotosintesis
tumbuhan
Buah
digolongkan menjadi beberapa golongan, yakni :
Buah
pada tumbuhan umumnya dapat dibedakan dalam empat golongan yaitu:
1.
Buah
Tunggal (Sejati)
Buah
tunggal (sejati) adalah buah yang
terbentuk dari satu bunga dengan satu bakal buah, yang berisi satu biji atau
lebih.
a.
Buah kering
Buah tunggal, atau tepatnya buah sejati
tunggal, lebih jauh lagi dapat dibedakan atas bentuk-bentuk buah kering (siccus), yakni
yang bagian luarnya keras dan mengayu atau seperti kulit yang kering; dan buah berdaging (carnosus), yang
dinding buahnya tebal berdaging.
Buah kering selanjutnya dibedakan atas
buah yang tidak memecah (indehiscens)
dan yang memecah (dehiscens).
Buah indehiscens berisi satu biji, sehingga untuk memencarkan bijinya
buah ini tidak perlu memecah. Yang termasuk ke dalam kelompok ini adalah buah
tipe padi, tipe kurung, dan tipe keras.
b.
Buah padi (caryopsis)
Buah
padi (caryopsis, atau bulir) memiliki dinding buah yang tipis, dan
berlekatan menyatu dengan kulit biji. Kulit biji ini kadang-kadang berlekatan
pula dengan biji. Buah terbungkus oleh sekam. Buah suku padi-padian (Poaceae)
dan teki-tekian (Cyperaceae) termasuk ke dalam kelompok ini.
Bulir
atau buah padi adalah buah sekaligus biji. Bagian buah terletak di sebelah
luar, terdiri dari lemma, palea, dan skutelum (scutellum). Bagian biji
terdiri dari lapisan aleuron (hanya setebal satu lapis sel), endospermia
(tempat penyimpanan cadangan makanan), dan embrio.
c.
Buah kurung (achenium)
Buah
kurung (achenium) memiliki dinding buah yang tipis, berdempetan namun
tidak berlekatan dengan kulit biji. Contohnya adalah buah ('biji') bunga pukul
empat (Mirabilis). Buah kurung majemuk contohnya adalah (buah) bunga
matahari.
d.
Buah keras (nux)
Buah
keras atau geluk (nux) terbentuk dari dua helai daun buah (carpel)
atau lebih; bakal biji lebih dari satu, namun biasanya hanya satu yang menjadi
biji sempurna. Dinding buah keras, kadangkala mengayu, tidak berlekatan dengan
kulit biji. Contohnya adalah buah sarangan (Castanopsis).
e.
Buah berbelah (schizocarpium)
Buah berbelah (schizocarpium) memiliki dua
ruang atau lebih, masing-masing dengan sebutir biji di dalamnya. Jika memecah,
ruang-ruang itu terpisah namun bijinya masih terbawa di dalam ruang. Sehingga
masing-masing ruang seolah buah kurung yang tersendiri. Contohnya adalah
kemangi (Ocimum), beberapa jenis anggota Malvaceae, dan lain-lain.
2.
Buah Ganda
Buah
berganda adalah buah yang terbentuk dari satu kuntum bunga yang memiliki banyak
bakal buah. Tiap-tiap bakal buah itu tumbuh menjadi buah yang tersendiri,
lepas-lepas, namun akhirnya menjadi kumpulan buah yang nampak seperti satu
buah. Sesuai dengan bentuk-bentuk buah penyusunnya, maka dikenal beberapa macam
buah berganda. Misalnya:
·
buah kurung
berganda,
misalnya pada buah mawar (Rosa).
·
buah bumbung
berganda,
misalnya pada cempaka (Michelia).
·
buah buni
berganda,
misalnya pada sirsak (Annona).
·
buah batu
berganda,
misalnya pada murbei (Morus).
3.
Buah
Majemuk
Buah
majemuk adalah buah hasil perkembangan bunga majemuk. Dengan demikian buah ini
berasal dari banyak bunga (dan banyak bakal buah), yang tumbuh sedemikian
sehingga pada akhirnya seakan-akan menjadi satu buah saja. Dikenal pula
beberapa macam buah majemuk, di antaranya:
·
Buah padi
majemuk,
misalnya jagung (Zea). Tongkol jagung sebetulnya berisi deretan
buah-buah jagung, bukan biji jagung.
·
Buah kurung
majemuk,
misalnya buah bunga matahari (Helianthus).
·
Buah buni
majemuk,
misalnya buah nanas (Ananas).
·
Buah batu
majemuk,
misalnya buah pandan (Pandanus), pace (Morinda).
a.
Buah
Basah
Buah
basah adalah buah yang sebagian atau seluruh pericarp atau mesocarp masih tetap
basah sampai buah masak. Buah masak dapat dibedakan atas dua golongan, yaitu:
a)
Berry
Berry
ialah buah basah di mana seluruh pericarp tetap basah sewaktu masak (mature).
Berry ini berasal dari superior ovary. Pericarp pada berry ini merupakan
lapisan lunak dan berair (juicy) dan dapat dimakan (edible), umpamanya pada
true berry (berry sebenarnya). Contoh berry yaitu : tomat, kurma, anggur,
alpukat, terung, lada merah, persimon. Terdapat dua tipe khusus pada berry,
yaitu:
a.
Pepo, yaitu berry dengan kulit buah
terluar (exocarp) yang keras. Termasuk pepo adalah semangka, mentimun, labu dan
cantelope.
b.
Hespiridium, yaitu berry dengan kulit
buah seperti kulit, seperti jeruk.
b)
Drupe
Drupe
ialah buah basah di mana exocarp, mesocarp dan endocarpnya dapat dibedakan
dengan jelas. Exocarpnya biasanya lebih tipis, mesocarp lebih tebal, dan basah
atau berserabut. Endocarp umumnya sangat keras atau membatu, biasanya
membungkus satu biji. Contohnya plum, olive, apricot, kelapa, dan palm.
4.
Buah Semu
Buah
semu atau buah tertutup adalah, yaitu jika buah itu terbentuk dari bakal buah
beserta bagian-bagian lain pada bunga itu yang malahan menjadi bagian utama
buah ini (lebih besar, lebih menarik perhatian dan seringkali merupakan bagian
buah yang bermanfaat dapat dimakan) sedang buah yang sesungguhnya kadang-kadang
tersembunyi.
Buah
semu dapat dibedakan atas :
1.
Buah semu
tunggal,
yaitu buah terjadi dari satu bunga dengan satu bakal buah. Pada buah ini selain
bakal buah ada bagian lain bunga yang ikut membentuk buah, misalnya : tangkai
bunga, pada buah jambu monyet dan kelopak bunga pada buah ciplukan.
2.
Buah
semu ganda, jika pada satu bunga terdapat lebih dari satu bakal buah
yang bebas satu sama lain, dan kemudian masing-masing dapat tumbuh menjadi
buah, tetapi disamping itu ada bagian lain pada bunga itu yang ikut tumbuh,
dan merupakan bagian buah yang mencolok (dan seringkali yang berguna),
misalnya pada buah arbe (Fragraria vesca L.)
3.
Buah semu
majemuk,
ialah buah semu yang terjadi dari bunga majemuk, tetapi seluruhnya
dari luar tampak seperti satu buah saja, misalnya buah nangka (Artocarpus
integra Merr.), dan keluwih (Artocarpus communis Forst.), yang
terjadi dari ibu tangkai bunga yang tebal dan berdaging, beserta daun-daun
tenda bunga yang pada ujungnya berlekatan satu sama lain, hingga merupakan
kulit buah semu ini